Pages

Senin, 04 Agustus 2014

Bab II Dampak Perubahan Sosial

Materi Sosiologi kelas XII Sekolah Menengah Atas (SMA)


DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL
Standar Kompetensi   :  Memahami dampak perubahan sosial
Kompetensi Dasar       : Menganalisis dampak perubahan sosial terhadap
                                       kehidupan masyarakat. .                                    
Indikator Pencapaian Kompetensi      :
1.             Memberikan contoh kasus dampak perubahan sosial.
2.             Mengidentifikasi tantangan globalisasi terhadap eksistensi jati diri bangsa
3.             Mengemukakan gagasan atau pemikiran untuk mengatasi memudarnya jati diri bangsa

Alokasi Waktu        : 12  x 45 menit

A.   Tujuan Pembelajaran

Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat:
½  menjelaskan pengertian modernisasi dan globalisasi
½  memberi contoh dampak modernisasi dan globalisasi
½  mengidentifikasi tantangan global terhadap eksistensi jati diri bangsa
½  mengemukakan gagasan atau pemikiran untuk mengatasi memudarnya jati diri.
“  Karakter siswa yang diharapkan  : 
§  Toleransi,  Disiplin , Demokratis, Rasa Ingin tahu, Semangat kebangsaan,  Cinta Tanah Air , Cinta Damai, Peduli Lingkungan, Peduli social, Tanggung Jawab.
“ Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif   : 
§  Kepemimpinan, Percaya diri, Berorientasi Tugas dan Hasil, Jujur, Ulet.
         

B.   Materi Pembelajaran

Dampak Perubahan Sosial
Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat membawa dampak positip dan negatip. Dampak perubahan sosial ada yang mengarah pada kebaikan maupun kemunduran bagi tatanan kehidupan masyarakat.
Beberapa dampak positip terjadinya perubahan sosial yang dapat kita amati antara lain :
  1. Memiliki nilai dan norma  sosial baru sebagai konsekwensi ditinggalkanya nilai dan norma sosial lama yang dianggap tidak sesuai dengan tuntutan dinamika sosial masyarakat.
  2. Perubahan struktur sosial dan relasi sosial yang  lebih egaliter. Hal ini ditandai dengan makin tergesernya stratifikasi sosial tertutup menjadi suatu lapisan sosial yang terbuka dan demokratis.
  3. Munculnya pranata-pranata sosial baru yang sesuai dengan tuntutan kehidupan masyarakat.
  4. Terjadinya kemajuan di masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan baik secara ekonomi,sosial budaya,politik.
Beberapa dampak positip tersebut  esensinya merupakan peningkatan kualitas tatanan kehidupan sosial di masyarakat.



Pada dasarnya dampak positip perubahan sosial adalah meningkatnya kualitas tatanan kehidupan sosial di masyarakat. Peningkatan kualitas tersebut ditandai dengan ditinggalkanya unsur-unsur lama yang dianggap tidak sesuai dengan tuntutan dinamika sosial, dan diterimanya unsur-unsur baru untuk melengkapi unsur-unsur lama yang masih dipertahankan.
Sedangkan dampak negatip terjadinya perubahan sosial di masyarakat antara lain :
1.  Masyarakat mengalami disorientasi nilai sosial dan norma sosial.
Pada saat ini masyarakat sudah tidak mengindahkan nilai dan norma yang ada di  masyarakatnya. Tetapi mereka belum mempunyai nilai dan norma sosial yang baru.
2.  Terjadi konflik sosial baik secara vertikal maupun horizontal.
Konflik sosial baik vertikal maupun horizontal terjadi karena adanya benturan   kepentingan dalam merespon perubahan sosial yang terjadi.  Sebab di dalam masyarakat  selain terdapat kelompok yang diuntungkan, juga terdapat kelompok yang dirugikan. Benturan kepentingan inilah yang menyebabkan terjadi konflik sosial di masyarakat.
a.    Terjadi krisis multidimensi di masyarakat baik secara politik, sosial, ekonomi maupun budaya. Kondisi demikian berdampak pada tidak berfungsinya pranata sosial di masyarakat.
  1. Rusaknya ekosistem sebagai akibat berkembangnya pembangunan industri baik makanan,minuman,perumahan,transportasi dll
Globalisasi, Modernisasi dan Westernisasi
Pembahasan tentang perubahan sosial tidak dapat lepas dari masalah globalisasi,modernisasi dan westernisasi. Ketiganya merupakan hasil interaksi sosial antar masyarakat  baik secara nasional,regional maupun internasional. Baik globalisasi,modernisasi maupun westernisasi merupakan contoh konrit adanya perubahan sosial dalam skala besar yang pengaruhnya telah menyentuh sendi-sendi kehidupan masyarakat secara luas.
 Globalisasi
Globalisasi adalah proses terbentuknya suatu sistem sosial global yang baik secara organisasi maupun komunikasi antara masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah yang sama. Michael Haralambos menjelaskan bahwa globalisasi adalah suatu proses yang didalamnya  batas-batas negara luluh dan tidak penting lagi dalam kehidupan sosial.
Ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya globalisasi :
 1).perdagangan internasional 
 2).Kemajuan sistem komunikasi dan perhubungan  
3).Pariwisata  
4).Perkembangan media masa 
 5).Migrasi internasional
 Modernisasi
Modernisasi adalah proses perubahan masyarakat tradisional menunju masyarakat modern. Proses perubahan sosial melalui modernisasi mempunyai dimensi yang sangat luas dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat khususnya pada bidang teknologi dan organisasi.
Dilihat dari perspektif perubahan sosial,modernisasi merupakan bentuk perubahan yang  direncanakan. Jadi arah perubahan yang dinginkan adalah ke arah yang progress, dari kondisi masyarakat yang tradisional menunju tahapan masyarakat modern. Namun demikian dalam penerapanya juga membawa akibat terjadinya disorganisasi yaitu memudarnya norma-norma dan nilai-nilai lama dalam kehidupan masyarakat.
Indikasi suatu masyarakat tradisional menjadi modern apabila terjadi penerapan teknologi baik dalam bidang pertanian,maupun perekonomian pada umumnya serta adanya pemantapan organisasi sosial yang ditandai dengan bertambahnya nilai dan norma baru yang menambah makin kondusip kehidupan masyarakat.
Syarat-syarat modernisasi :
Modernisasi merupakan proses sosial yang terjadi di masyarakat  mempunyai beberapa persyaratan :
  1. Cara berfikir limiah ( scientific thinking ) baik dalam pemerintahan maupun dalam kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu  masyarakat modern membutuhkan dukungan sistem pendidikan dan pengajaran yang maju dan berkembang.
  2. Sistem adiministrasi negara yang baik.
  3. Sistem pengumpulan data yang baik dan teratur yang terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu.
  4. Penggunaan alat-alatkomunikasi masa untuk penciptaan iklim kerja yang menguntungkan guna menciptakan kepercayaan masyarakat.
  5. Memiliki organisasi yang tinggi guna menciptakan tata kerja yang disiplin
  6. Terjadi sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perubahan sosial.
Ciri-ciri Masyarakat Modern
Mengacu pendapat Selo Soemardjan masyarakat modern mempunyai ciri-ciri :
  1. Hubungan antar manusia lebih didasarkan pada kepentingan-kepentingan pribadi
  2. Hubungan dengan  masyarakat lain dilakukan secara terbuka dalam suasana saling mempengaruhi
  3. Kepercayaan kuat pada manfaat ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai sarana mencapai kesejahteraan masyarakat
  4. Masyarakat tergolongkan menjadi beberapa kelompok berdasar pada masing-masing profesi serta keahlian yang dimiliki
  5. Tingkat pendidikan fromat relatif tinggi dan merata
  6. Hukum yang berlaku adalah hukum tertulis
  7. Ekonomi hampir seluruhnya merupakan ekonomi pasar yang didasarkan pada penggunaan uang adan alat pembayaran modern.
Ciri-ciri manusia modern
Alex Inkeles memberika penjelasan tentangciri-ciri manusia modern sebagai berikut :
  1. Mempunyai sikap terbuka untuk menerima hal-hal baru atau pengalaman baru
Adapun indikator manusia yang mempunyai sikap terbuka antara lain :
a.    Bersikap terbuka terhadap perubahan dan pembaharuan
b.    Berpikir positip terhadap sikap,nilai,budaya dan hasil teknologi yang berasal dari luar
c.    Menghargai pendapat orang lain walaupun berbeda
d.    Bersedia mengakui kelebihan dan kekurangan dirinya dan orang lain
2.    Berpandangan luas, tidak saja terpukau pada masalah di lingkunganya tetapi juga di luar lingkunganya
Adapun indikator manusia yang berpandangan luas antara lain :
a.    Mempunyai sikap demokratis
b.    Tidak menolak adanya keanekaragaman
c.    Mampu berbeda pendapat
d.    Peka terhadap persoalan-persoalan baik yang ada di lingkungannya maupun di luar lingkunganya
3.    Berorientasi ke masa depan
Indikator manusia yang berorientasi ke masa depan antara lain :
a.    Bersedia mengambil pelajaran tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lampau
b.    Berusaha membuat prediksi kehidupan mendatang
c.    Menghargai waktu
d.    Suka bekerja keras
4.    Suka bekerja dengan perencanaan
Manusia demikian mempunyai beberapa indikator :
a.      Menyusun perencanaan sebelum melakukan aktivitas
b.      Menyusun tahapan pencapaian tujuan
c.      Menyusun prediksi keberhasilan
5.    Mampu menguasai alam, tidak pasrah terhadap alam
Indikator manusia demikian antara lain :
a.    Dapat memanfaatkan lingkungan alam secara maksimal untuk kesejahteraan hidup
b.    Mempunyai sikap merusak alam
6.    Mempunyai perhitungan dalam memecahkan masalah
Indikator manusia demikian antara lain :
a.    Bersikap rasional dalam memecahkan masalah
b.    Dapat beradaptasi dengan lingkungan sosialnya
7.    Menghargai harkat manusia lain
Indikator manusia demikian antara lain :
a.     Menghargai sesama manusia
b.    Mengakui persamaan hak dan kedudukan antara laki-laki dan perempuan
c.    Dapat bekerjasama dengan orang lain
8.    Percaya pada iptek
Indikator ciri manusia demikian antara lain :
a.    Berfikir rasional
b.    Bersikap obyektif
c.    Mengakui manfaat iptek
9.    Menganut prinsip bahwa ganjaran seharusnya diberikan sesuai dengan prestasinya
Manusia demikian mempunyai ciri-ciri :
a.    Menghargai prestasi kerja orang lain
b.    Tidak melakukan tindakan menerabas untuk mendapatkan kedudukan sosial
c.    Bersikap lapang atas keberhasilan orang lain
d.    Suka bekerja keras
e.    Bertanggungjawab
f.     Percaya atas kemampuan sendiri
Westernisasi
Westernisasi adalah sikap hidup yang meniru orang barat baik cara bicara,pakaian,tata kelakuan,nilai dan norma yang berlaku di barat. Sikap demikian disebut kebarat-baratan. Secara khusus Koentjaraningrat memberikan contoh sikap kebarat-baratan antara lain : meniru gaya pakaian orang barat, merendahkan bahasa nasional,merayakan ulang tahun dengan pesta mewah dll.

Bab I Perubahan Sosial


Materi Sosiologi kelas XII IPS tahun ajaran 2014/2015 Sekolah Menengah Atas
PERUBAHAN SOSIAL


Standar Kompetensi   :    Memahami dampak perubahan sosial
Kompetensi Dasar       :  Menjelaskan proses perubahan sosial di masyarakat.                                   
Indikator Pencapaian Kompetensi:
1.       Memberi contoh berbagai perubahan yang terjadi di masyarakat.
2.       Mendeskripsikan bentuk-bentuk perubahan sosial.
3.       Memberikan contoh faktor pendorong perubahan sosial.
4.       Mengidentifikasikan faktor-faktor penghambat perubahan sosial.

Alokasi Waktu        : 12  x 45’

A.  Tujuan Pembelajaran

Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat:
o  mendeskripsikan pengertian perubahan sosial
o  mengidentifikasi bentuk-bentuk perubahan sosial
o  mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat perubahan sosial.
o  menjelaskan akibat dari perubahan sosial
“ Karakter siswa yang diharapkan  : 
§  Toleransi,  Disiplin , Demokratis, Rasa Ingin tahu, Semangat kebangsaan,  Cinta Tanah Air , Cinta Damai, Peduli Lingkungan, Peduli social, Tanggung Jawab.
“ Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif   : 
§  Kepemimpinan, Percaya diri, Berorientasi Tugas dan Hasil, Jujur, Ulet.

B.  Materi Pembelajaran

Regina Ivanova Juara Indonesian Idol 2012

Seperti yang kita ketahui bahwa Regina Ivanova adalah juara Indonesian Idol 2012 .Sejak awal regina mengikuti kontes ini,dara Pemilik suara merdu itu pun  merupakan sosok paling dijagokan oleh para juri untuk menjuarai Indonesian Idol 2012
Regina Ivanova lahir pada tanggal 4 Desember 1986 di Jakarta. Walaupun sempat gagal sebanyak 6 kali ketika mengikuti kontes indonesia idol, itu tidak memupuskan harapan  Regina Ivanova untuk menjadi yang terbaik dalam kontes yang hampir kerap kali diadakan setiap tahun itu .
Sebelum mengikuti Indonesian Idol 2012 Regina adalah seorang marketing disebuah perusahaan swasta. Regina pun sudah memiliki banyak pengalaman dalam mengolah vokal  karena Regina sering bernyanyi di beberapa cafĂ© di Jakarata.
Penampilan Reginna di atas panggung kerap kali mendapat pujian oleh ketiga juri yang menjuluki diri mereka sebagai ‘Triple A yaitu Ahmad Dhani, Agnes Monica dan Anang Hermansyah bahkan Regina kerap kali menjadi world trending topic seusai penampilannya diatas panggung spektakuler.
Hingga menurut juri sekaliber Anang Hermansyah menyatakan bahwa dirinya mempunyai potensi sangat  luar biasa untuk menjadi seorang diva, dan tidak hanya diva tanah air tetapi Asia bahkan Dunia ujarnya.
Regina menjadi juara Indonesian Idol tahun ini setelah mendapatkan poling terbanyak yang di voting oleh seluruh masyarakat Indonesia melewati dukungan Sean pada acara grandfinal Idol pada tanggal 7 juli 2012 silam.
Banyak pelajaran berharga yang dapat kita ambil dari pengalaman Regina kali ini.Kesuksesan adalah pilihan, untuk mendapatkanya dibutuhkan perjuangan, dedikasi, serta  pantang menyerah dan selalu berdoa pada sang kuasa.
Sumber : http://www.showmyband.com/News-detail/biografi-regina-ivanova-juara-indonesian-idol-2012/
Masyarakat memiliki hukum kepastian tentang perubahan. Setiap masyarakat pasti mengalami perubahan sosial. Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat tentu berkaitan erat dengan perubahan budaya. Sebab terdapat hukum kausalitas sosial-budaya yang menerangkan bahwa tidak ada masyarakat tanpa budaya, dan tidak ada budaya tanpa adanya masyarakat. Perubahan sosial meliputi unsur-unsur  kelompok-kelompok sosial, nilai dan norma sosial, pola perilaku, interaksi sosial, stratifikasi sosial. Sedangkan perubahan budaya meliputi perubahan tujuh unsur budaya universal yang meliputi sistem religi,sistem organisasi sosial, sistem ekonomi, sistem kesenian, sistem bahasa, sistem pengetahuan dan sistem teknologi.
 Pengertian perubahan sosial
Ada beberapa ahli yang memberikan definisi tentang perubahan sosial :
  1. Gillin and Gillin menjelaskan bahwa perubahan sosial adalah perubahan tentang cara-cara hidup yang telah diterima baik kondisi geografis,kebudayaan material,komposisi penduduk, ideologi maupun penemuan-penemuan baru. Contoh : bekerja dikantor sekarang buka usaha sendiri di rumah
  2. Kingsley Davis menjelaskan perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Contoh : dulu suami yang bekerja sekarang, wanita atau perempuan pun bekerja.
  3. Selo Soemarjan menjelaskan perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga sosial dalam masyarakat yang  berpengaruh pada sistem sosial,sikap dan perilaku kelompok-kelompok sosial yang ada dalam masyarakat. Contoh : adanya lembaga KPK, KY, Komnas Perlindungan Anak
  4. Samuel Koening menjelaskan perubahan sosial adalah modifikasi tentang pola-pola kehidupan manusia baik karena sebab internal maupun eksternal. Contoh : Hari kerja senin sampai jumat. Sabtu libur maka makin banyak tempat rekreasi.
Berdasar beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi di masyarakat. Unsur-unsur yang berubah meliputi kelompok-kelompok sosial, nilai dan norma sosial, pola perilaku, interaksi sosial, stratifikasi sosial serta kekuasaan dan wewenang.
 Teori- teori perubahan sosial
Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat telah memunculkan perhatian secara mendalam dari kalangan ilmuwan sosial. Sebab  bagi  ilmuwan  sosial  perubahan sosial  merupakan  kenyataan  yang  menarik  untuk  dikaji  baik  secara proses maupun hasil.  Secara  proses   berkaitan  erat  dengan  jalannya  perubahan dan arah perubahan yang terjadi. Secara hasil berkaitan dengan sejauh mana dampak perubahan yang terjadi bagi masyarakat. Mengingat kompleknya persoalan perubahan sosial, akhirnya muncul beberapa teori tentang perubahan sosial.
Teori Perubahan Sosial
1.   Teori Evolusioner
Teori ini menjelaskan bahwa semua masyarakat akan mengalami perubahan dari tahap perkembangan awal menuju tahap perkembangan akhir. Berdasar teori evolusioner  apabila perubahan yang terjadi memasuki tahap terakhir, maka pada saat itu perubahan evolusioner berakhir.  Oleh sebab itu teori evlusioner berpandangan bahwa perubahan sosial yang terjadi di masyarakat   memiliki arah yang  jelas dan tetap. Contoh sekolah


Ada beberapa tokoh penting dalam teori evolusioner:
a.    Agus Comte
Teorinya sering disebut dengn Hukum Tiga Tahap. Dalam pandanganya bahwa masyarakat akan mengalami perubahan melalui tiga tahapan yaitu 1).tahap teologis   ( theological stage ) yaitu tahapan berpikir masyarakat yang masih didasarkan pada nilai-nilai supernatural  2).tahap metafisik (methaphisycal stage) yaitu tahapan berpikir masyarakat yang lebih bersifat abstrak  3). Tahap positip ( positive or scientific stage ) atau ilmiah yaitu tahapan berpikir masyarakat yang berdfasarkan pada kenyataan dan didukung oleh ilmu pengetahuan.
b. Gerhard Lenski
Menurut Lenski masyarakat akan berubah dari masyarakat pra industri menuju  masyarakat industri dan berakhir pada masyarakat pasca industri. Dalam pandanganya perubahan sosial terjadi ditandai oleh gejala-gejala perekonomian yang ada pada suatu masyarakat.
c. Herbert Spencer
Menurut Spencer masyarakat akan berkembang secara evolusi melalui tahapan yang berawal dari kelompok suku yang homogen dan sederhana, menuju tahap masyarakat modern yang kompleks. Perubahan sosial dalam pandangan Spencer lebih ditekankan pada perubahan tingkat kemajemukan aspek kehidupan suatu masyarakat baik yang berkaitan dengan masalah sosial,ekonomi,budaya,maupun pola interaksi yang terjadi di masyarakat.
Dalam pandangan kaum evolusioner  perubahan sosial bahwa perubahan sosial mempunyai arah yang jelas, tetapi berjalan secara bertahap. Penyebab perubahan lebih ditekankan pada persoalan teknologi yang dikembangkan oleh masyarakat

2.  Teori Siklus
Penganut teori siklus berpendapat bahwa tahap perubahan yang dilalui masyarakat tidak berakhir pada tahap terakhir yang sempurna,melainkan berputar kembali ke tahap awal untuk peralihan selanjutnya. Dengan kata lain  masyarakat berkembang seperti roda: kadang naik ke atas, kadang turun ke bawah. Tohoh-tokoh teori siklus adalah :
a. Oswarld Spengler (1880-1936)
Dalam pandanganya  bahwa setiap peradaban besar mengalami proses pentahapan kelahiran-pertumbuhan-keruntuhan. Dengan demikian setiap masyarakat akan mengalami perputaran dari ada menjadi berkembang kemudian mengalami kehancuran.
b. Pitirin Sorikin (1889-1968 )
Dalam pandanganya setiap peradaban besar masyarakat berada pada siklus tiga sistem kebudayaan yang berputar tanpa akhir. Perputaran tersebut meliputi : 1).kebudayaan ideasional (ideational culture) yaitu kebudayaan yang didasarkan oleh nilai-nilai dan kepercayaan terhadap unsur adikodrati (supernatural)  2).kebudayaan idealistis           ( idealistic culture ) yaitu kebudayaan yang merupakan gabungan antara unsur adikodrati dengan rasionalitas. Gabungan kedua unsur tersebt melahirkan masyarakat yang ideal. 3).kebudayaan sensasi  (sensate culture) kebudayaan masyarakat yang menjadikan sensasi sebagai tolok ukur dari kenyataan dan tujuan hidup.
Teori dia sering disebut teori dinamika sosial budaya.
c. Arnold Toynbe ( 1889-1975)
Arnold Toynbe adalah sejarawan Inggris. Menurut dia bahwa peradaban besar berada dalam siklus kelahiran, pertumbuhan, keruntuhan dan kematian. Dalam pandanganya kelaoran peradaban besar oleh suatu masyarakat sebagai jawaban atas tantangan yang dihadapi.
Teori siklus lebih menekankan perputaran suatu peradaban masyarakat dari lahir,tumbuh,kemudian mengalami kehancuran. Sehingga arah perubahan yang terjadi belum mempunyai arah yang jelas.
3. Teori Fungsional
Teori fungsional lebih menekankan pada usaha memelihara sistem sosial secara   menyeluruh, bukan mengubahnya. Maka teori ini lebih melihat perubahan sosial sebagai sesuatu yang mengacaukan keseimbangan. Teori menekankan pada keseimbangan dan stabilitas.
a. Talcott Parson
Menurut Parson masyarakat mengalami perubahan disebabkan oleh faktor endogen dan eksogen. Faktor endogen adalah faktor yang berasal dari masyarakat itu sendiri seperti kepribadian, kebudayaan dll. Sedang faktor endogen adalah faktor yang berasal dari luar sistem sosial. Misalnya interaksi sosial dengan masyarakat lain.
b.    Smelser
Menurut Smelser perubahan sosial di masyarakat terdapat empat faktor yaitu struktural untuk berubah, dorongan untuk berubah, mobilisasi untuk berubah, pelaksanaan kontrol sosial.
Pada dasarnya teori fungsional lebih menekankan pada keseimbangan dan stabilitas masyarakat. Perubahan sosial dianggap mengacaukan keseimbangan. Sehingga teori ini tidak melihat adanya arah perubahan yang terjadi di masyarakat
4. Teori Konflik
Teori konflik menekankan adanya konflik sebagai faktor terjadinya perubahan sosial. Berbeda dengan teori fungsional yang menghendaki keseimbangan dan stabilitas dan menghindari perubahan sosial,  teori ini lebih menekankan terjadinya perubahan sosial. Perubahan sosial merupakan sesuatu yang harus diwujudkan di masyarakat. Faktor utama yang mendorong terjadinya perubahan sosial adalah adanya konflik yang terjadi di masyarakat. Sehingga teori ini menekankan masyarakat sebagai subyek perubahan.
Karl Marx
Menurut Marx perubahan tidak saja dianggap normal, tetapi justru dibutuhkan dan terus didorong untuk menghilangkan ketidakadilan.



Menurut teori konflik,perubahan sosial merupakan sesuatu yang harus dilakukan. Untuk mewujudkan ke arah tersebut, dalam masyarakat harus terwujud adanya konflik. Berdasar teori ini bentuk perubahan masyarakat yang dikehendaki adalah revolusioner. Arah perubahan bisa positif maupun negatif.
D.  Proses Perubahan Sosial
Menurut William F.Ogburn perubahan sosial yang terjadi di masyarakat melalui tiga  proses.
  1. Discovery ( penemuan )
Menurut Koentjaraningrat discovery adalah suatu penemuan dari unsur kebudayaan yang baru, baik suatu alat atau gagasan baru dari seseorang atau sejumlah orang. Ralp Linton berpendapat bahwa setiap penambahan pengetahuan yang dimiliki masyarakat adalah discovery.
Dengan demikian dapat dikatakan discovery adalah suatu penemuan baru baik ide maupun alat  yang dapat mempengaruhi kehidupan  masyarakat.
2.    Invention yaitu penggunakan temuan baru dalam kehidupan. Invensi dapat dibagi menjadi dua yaitu invensi material ( telepon,televisi,pesawat terbang dll ) dan invensi sosial seperti huruf abjad,sistem pemerintahan yang konstitusional,perusahaan dll.
Proses suatu temuan baru menjadi invention melalui tiga tahapan. Pertama disebut basic invention yaitu proses penjajagan suatu temuan baru dalam kehidupan. Kedua disebut improving invention yaitu penerimaan awal suatu unsur baru dalam kehidupan. Ketiga disebut applied invention yaitu suatu penerimaan temuan baru dalam kehidupan bermasyarakat.
3.    Difusi yaitu penyebaran unsur-unsur budaya dari suatu kelompok ke kelompok lain. Difusi dapat berlangsung baik dalam masyarakat maupun antar masyarakat. Sehingga suatu difusi dapat terjadi jika terjadi hubungan antar masyarakat satu dengan lain.
Secara proses disfusi memiliki beberapa cara :
a.Langsung atau direct diffusion yaitu proses penyebaran temuan baru yang dilakukan seseorang atau  kelompok secara langsung.
b.Estafeta atau indirect diffusion yaitu penyebaran temuan baru secara   bergantian
c.Melingkar-lingkar atau circle diffusion yaitu penyebaran temuan baru yang berbelit-belit dalam waktu yang sangat lama. Hal ini sebagai akibat perbedaan peradaban yang terlalu jauh antara kelompok penyebar dan masyarakat yang menjadi obyek difusi.
Beberapa cara difusi :
1. Langsung     A                       B
2. Estafeta        A                       B                       C                      D
3. Melingkar-lingkar     A                                                                  B




Selain adanya beberapa cara, difusi dalam prakteknya mempunyai beberapa bentuk :
  1. Symbiotic yaitu pertemuan antara individu-individu dari satu masyarakat dan individu-individu dari masyarakat lainya tanpa mengubah kebudayaan masing-masing.
  2. Penetration pasifique yaitu masuknya kebudayaan asing dengan cara damai serta tidak melalui paksaan. Contoh : penyebaran agama Islam di Indonesia.
  3. Penetration violente yaitu masuknya kebudayaan asing dengan paksaan baik berupa penjajahan maupun peperangan. Contoh: selama penjajahan di Indonesia Belanda memaksakan penggunaan bahasa Belanda di sekolah-sekolah maupun di kalngan birokrasi